Mulai dari yang Mana: Menabung vs Sedekah? (Part 2)
Aku teringat dengan temanku, namanya Zul. Dia pernah bilang, “Saya belajar menabung dari yang kecil, Fuad. Saya cari toples bening lalu saya isi setiap hari dengan uang yang saya dapat di dompetku. Sedikit banyaknya tidak masalah, yang penting terisi terus itu toples tabungan.” Aku yang mendengarnya hanya mengangguk dan tersenyum. Kagum dengan niat dan konsistensi Zul. “Satu toples untuk tabunganku tahun lalu sudah penuh, alhamdulillah. Saya belum buka-buka, insya Allah nantilah kalau pulang ke Makassar. Sekarang saya sudah isi toples kedua sebelum saya datang ke Kendari. Intinya uang berapa pun yang ada di dompet, saya isi” lanjut Zul bercerita penuh semangat. Sederhana, sedikit tapi konsisten. “Kalau ada rezeki lagi, traktir makan anak-anak. Teman, tetangga, atau orang lain yang membutuhkan. Saya termasuk orang yang percaya dengan sedekah makanan, Fuad. Sedekah makanan langsung dirasakan dan kalau orang yang memakan beribadah, insya Allah kita dapat pahala dari memberi mak...