Posts

Aku Lelah!

Image
Pesantren Bismillah. Alhamdulillah aku masih merasakan nikmatnya lelah. Alhamdulillah lelah ini pula yang membuatku ingin segara tidur. Tapi, aku teringat punya janji dengan seseorang. Siapa? Aku sudah berjanji ke diri sendiri untuk membiasakan menulis sebelum tidur. Walaupun mataku hanya menyisakan lima watt, aku berupaya untuk tegas kepada diri sendiri. Insya Allah, bisa!!! Lelah ini juga membuat aku mendapatkan ide untuk menulis karena lelahmu adalah nikmat. Aku pernah melihat video ceramah Ustadz Khalid Basalamah. Dalam video tersebut beliau mengatakan bahwa lapar itu nikmat. Ketika kita merasa lapar, kita bisa merasakan betapa nikmatnya makanan yang Allah berikan. Lelah juga termasuk nikmat, ketika lelah kita akan merasakan nikmatnya tidur, insya Allah. Tulisan ini cukup singkat, tidak seperti biasanya. Namun aku ingin tetap berbagi walaupun sedikit, yaitu selalu bersyukur dan mengucapkan hamdalah sesaat sebelum kita tidur . Alhamdulillah. Aku merasa bersyukur Allah masih memberik...

Start with Basmalah

Image
Bismillah. Aku percaya kalau olahraga bisa bikin kita bahagia. Olahraga juga bisa bikin kita produktif. Lagi, olahraga bikin kita sehat. Kamu sendiri, suka olahraga apa? Selain membangun kebiasaan menulis, tahun ini aku juga menyusun rencana untuk membangun kebiasaan sehat lainnya. Kebiasaan yang membuat kita sehat secara fisik dan mental, olahraga. Sejak duduk di MTs (sederajat SMP), aku suka jogging atau sekadar jalan pagi di akhir pekan. Letak sekolahku kurang lebih satu kilometer dari rumah. Hampir setiap pulang sekolah aku jalan kaki di tengah terik matahari.  Matahari dan cuaca hari ini sangat bagus, Masya Allah. Malam hari sebelumnya aku sudah berniat untuk jogging. Aku memaksa diriku untuk segera bangkit dari tempat tidur dan mengambil sepatu.   “Mau ke mana, Nak?”  “Mau lari, Bu.”  “Bismillah.”  “Nanti kalau pulang, sarapannya ibu taruh di atas meja.”  “Iya, Bu.” Melangkah dengan basmalah. Kata ustadz, setiap amalan yang tidak diawali dengan ...

Belajar Bareng Si Bayam

Image
Bismillah. Pernah makan bayam merah? Sukan makan sayur bayam? Apa rasanya enak? Tulisan ini bukan berisi tentang manfaat bayam. Tapi dari bayam aku belajar sesuatu. Alhamdulillah setiap akhir pekan, tepatnya di hari Ahad, aku bersama teman-teman berkumpul di kebun. Bikin apa? Tentu kami belajar tentang berkebun. Kami belajar bagaimana mempersiapkan media tanam, menanam dan menyemai, dan merawatnya dengan sepenuh hati. Iya, sepenuh hati, karena hati yang ikhlas, tulus, dan penuh kasih. Suatu pagi aku datang mengunjungi kebun kami, beberapa bedengan yang kami tanam sudah mulai tumbuh. Ada kangkung hijau, ada bayam hijau, dan bayam merah. Sudah empat pekan sejak kami menanam kedua jenis sayuran tersebut, alhamdulillah kangkung dan bayam hijau tumbuh subur. Hal yang berbeda ditunjukkan oleh si Bayam Merah.  Pekan keempat, sesuai janji ketua komunitas, hari itu kami memanen hasil kebun dan memasak bubur manado di kebun sendiri. Satu per satu bedengan kami panen, kecuali bayam merah. Mel...

Hikmah Apa yang Kamu Petik Hari ini?

Bismillah. Pernah merasa tidak produktif dan tidak fokus dalam seharian? Pernah tidak merasa bersalah karena tidak menepati janji dan membuat orang-orang kecewa dengan diri kita? Pernah tidak merenungi apa yang terjadi dengan diri sendiri pada hari itu? Hari masih sore, aku memandangi sekeliling ruangan. Ada meja yang tersusun rapi. Ada tumpukan laporan yang menggunung. Ada suara ketikan dan beberapa lembar kertas yang keluar dari mesin cetak ( printer ). Ada orang-orang yang mondar-mandir, sibuk dengan urusannya masing-masing.  Desain kantor di mana aku bekerja saat ini sangat unik. Jarang aku temui. Desain kantor berbentuk persegi panjang, seperti pada umumnya, namun hal menariknya terletak pada bahan bangunannya. Peti kemas atau kontainer menjadi sesuatu pembeda. Ketika kita berfoto di dalamnya, orang-orang akan mengira kita sedang berada di kapal. Mengarungi lautan bersama awak kapal yang dipimpin oleh seorang nahkoda. Hari itu aku merasa melakukan banyak kesalahan. Tidak fokus...

Mulai dari yang Mana: Menabung vs Sedekah? (Part 2)

Aku teringat dengan temanku, namanya Zul. Dia pernah bilang, “Saya belajar menabung dari yang kecil, Fuad. Saya cari toples bening lalu saya isi setiap hari dengan uang yang saya dapat di dompetku. Sedikit banyaknya tidak masalah, yang penting terisi terus itu toples tabungan.” Aku yang mendengarnya hanya mengangguk dan tersenyum. Kagum dengan niat dan konsistensi Zul.  “Satu toples untuk tabunganku tahun lalu sudah penuh, alhamdulillah. Saya belum buka-buka, insya Allah nantilah kalau pulang ke Makassar. Sekarang saya sudah isi toples kedua sebelum saya datang ke Kendari. Intinya uang berapa pun yang ada di dompet, saya isi” lanjut Zul bercerita penuh semangat. Sederhana, sedikit tapi konsisten.  “Kalau ada rezeki lagi, traktir makan anak-anak. Teman, tetangga, atau orang lain yang membutuhkan. Saya termasuk orang yang percaya dengan sedekah makanan, Fuad. Sedekah makanan langsung dirasakan dan kalau orang yang memakan beribadah, insya Allah kita dapat pahala dari memberi mak...

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Bikin Kaya (Part 1)

  “Menabung dulu baru sedekah atau sedekah saja dulu, tabungan nanti saja?” Bismillah. Hai, apa kabar? Semoga yang membaca ini dalam keadaan sehat dan selalu diberikan nikmat kesehatan dan waktu luang, insya Allah. Alhamdulillah aku di sini baik-baik saja. Senang rasanya bisa menulis dan mengisi lembaran kertas putih yang ada di layar laptopku. Alhamdulillah bersyukur sekali bisa belajar bersama pejuang #30DWC Jilid 30. Semoga semua pejuang #30DWC senantiasa diberi taufik dan rahmat dalam setiap kata yang tertulis dan dibaca oleh pembaca. Ada sebuah pertanyaan menarik dari seseorang yang kemudian aku tulis di awal tulisan. Pilihan antara menabung vs sedekah. Apa kita sebaiknya menabung dulu baru sedekah ataukah sedekah saja dulu, tabungannya nanti saja?  Aku dan kamu yang saat ini bingung bagaimana mengelola keuangan yang baik bagi mahasiswa ataupun fresh graduate. Ada pesan penting nih yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masih ingat dua tulisan sebelumnya? 3...

Prinsip 1/3 : Keberkahan dan Keseimbangan

Bismillah. Di postingan sebelumnya aku menuliskan langkah pertama dalam belajar mengelola keuangan yaitu dengan bertanya terlebih dahulu ke diri sendiri. Tulisan lengkapnya bisa teman-teman baca di postingan ini  3 Pertanyaan Orang Kaya Di awal tahun 2020 kemarin, saat masih di Makassar aku menekuni sebuah hobi baru, yaitu berkebun. Satu kesyukuran ketika aku menemukan komunitas pegiat berkebun yaitu @mksrberkebun di sana aku belajar dari nol tentang kenapa berkebun, bagaimana berkebun dan berteman dengan alam hingga memetik dan memakan hasil panen sendiri. Seru euy. Ketika di kebun aku memfoto sayur dan bunga-bunga yang menyegarkan mata. Aku mempostingnya di media sosial dan kemudian temanku di Jakarta, Mba Nadya bertanya tentang pertanian dari sudut pandang Islam, “Pernah dengar Islamic Agriculture?” Aku tidak tahu sebelumnya tentang itu. Lalu Mba Nadya mengenalkanku sebuah komunitas @agriquran . Aku follow instagram dan belajar pertanian dari sudut pandang Islam. Masya Allah. S...