Posts

Showing posts with the label teman

Belajar Apa Hari Ini?

Image
Bismillah. “Belajar apa hari ini?” Hari ini saya belajar dari teman-teman Facebook. Live dengan teman-teman Facebook. Tentunya, bukan dengan CEO Facebook langsung, Mark Zuckerberg. Tapi dari Facebook Indonesia. Alhamdulillah kesempatan langka ini saya bisa dapatkan dari komunitas yang saya ikuti,  Aksi Indonesia Muda . Sekadar informasi, Aksi Indonesia Muda merupakan komunitas sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat dan pendidikan informal. Sejak tahun 2012 hingaa sekarang AIM masih berfokus memberdayakan masyarakat eks. Kusta yang ada di Kota Makassar dan mendidik anak-anak mereka agar memiliki cita-cita dan kehidupan yang lebih baik dari orang tuanya. Andi adalah teman kelas, rekan kerja sekaligus rival dalam belajar juga merupakan Presiden AIM periode 2017-2018. Darinya saya belajar banyak hal. Darinya pula saya mendapatkan informasi yang bermanfaat. Salah satunya tentang undangan Facebook ke AIM untuk menghadiri acara Laju Digital Makassar di ho...

PRAY for PALU & DONGGALA

Image
Sabtu, 29 September 2018 23.26 WITA Bismillah. Please pray for Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dalam setahun ini, Indonesia ada dua gempa besar terjadi di Pulau Sulawesi dan Pulau Nusa Tenggara. Beberapa bulan sebelumnya, Lombok dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan 7 SR. Di bulan ini, kami kembali dikejutkan oleh gempa berkekuatan 7,7 SR di Donggala. Lalu, tsunami di Kota Palu. Apakah ini musibah atau ujian? Aku tinggal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tak jauh dari Kota Makassar. Kota transit bagi para relawan dan wartawan yang hendak ke Palu untuk memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita. Mendengar kabar gempa dan tsunami di Kota Palu, saya teringat dengan wajah cemas dari saudara-saudaraku di Palu. Keluarga dari sahabat-sahabatku yang berkuliah di kota ini. Mereka terus mencemaskan keluarga mereka di sana. Sejak kemarin, kami tak bisa menghubungi kerabat-kerabat yang ada di sana. Hanya doa yang bisa kami kirimkan, memohon agar Allah melindungi ...

Peduli Tidak?

Image
Kalau temanmu ulang tahun, apa yang akan kau lakukan? Memberinya hadiah, mentraktirnya, atau menonjokknya sampai nangis hingga main tarik-tarik rambut? Tahun 2011. Waktu masih kelas 8 Madrasah Tsanawiyah 4:1. Banyak perempuan dari laki-laki Bulan Maret kemarin, tepatnya di akhir bulan, temanku genap berusia 20 tahun. Alhamdulillah ^^. Suatu malam di warung makan, saya dan kedua teman kuliahku ngobrol dan dari situ, saya jadi paham tentang sifat manusia.    "Bil, kalau temanmu ulang tahun kau mau kasih hadiah?" tanyaku di sela-sela makan.    "Seberapa dekat kau dengan dia?"    "Tidak dekat, sih. Hanya saja, dia temanku sewaktu MTs." Bil berpikir sebentar, lalu bertanya lagi, "Perempuan atau laki-laki?"    "Perempuan." jawabku singkat. Bil tersenyum. Entah, setiap kali dia tersenyum, saya mengartinya menjadi dua makna. Pertama, dia mengakuiku normal. Kedua, dia tidak percaya. Di tengah-tengah obrolanku dengan...

: = +

Image
"Guru, bisa ajari saya?" tanya seorang teman. "Ha, ajari apa?" saya bertanya balik. "Saya bukan guru." "Mengaji, guru." Saya diam untuk beberapa saat.  Malam itu adalah malam Jumat. Dan ini bukan tulisan tentang malam Jumat kliwon atau malam di mana hantu-hantu berkeliaran. Tetapi ini tentang Jumat yang penuh dengan kemuliaan dan kesenangan berbagi. Ketika teman saya, Suhandi, meminta saya untuk mengajarinya mengaji,. Pertanyaan-pertanyaan muncul di kepala. Sudah berapa lama saya tidak mengaji? Sudah berapa lama saya tidak mengulang-ulangi hafalan surahku? Kenapa saya tidak meneruskan bacaanku? Sampai kapan saya bermalas-malasan? Saya teringat dengan pesan guruku sewaktu madrasah. Guru bahasa Inggrisku, dia selalu mengajak saya dan teman-teman untuk membaca Al-Qur'an, khususnya surah al-Kahfi di malam Jumat dan hari Jumat. Di dalam kelas, tepatnya sewaktu kelas XI    "Ya, sebelum kita belajar hari ini. Mar...

Bagai Ruri yang Lupa Keteknya

Image
"... biar nanti saya tidak seperti kacang yang lupa kulitnya..."    Kata-kata itu saya dengar langsung dari bibir ajaib Ruri Handoko, teman kelasku. Beberapa hari yang lalu, kami berkumpul di rumah salah satu senior mezin *pake 'Z' biar ZANGAR* hehehehe... Kami tidak berdua kok seperti sepasang kekasih mesum, ada senior dan teman-teman lainnya. Saat itu saya dan Ruri lagi istirahat setelah capek melihat Sarman mengerjakan tugas kelompok. Ya, kami berdua sedikit kerja banyak istirahat, beda dengan Si Sarman yang rajin dan bertanggung jawab.    "Eh Ruri sana-sana pi, kan masih banyak tempat." kataku sambil mendorong Ruri ke tempat pemakaman.    "Tunggu Dog, ini banyak lalat di sini." jawab Ruri, pelan. Dia bukan mau mati, tapi suaranya memang kayak gitu. Ya, mungkin bawaan sejak dalam rahim.    Melihat kami saling tendang-menendang pakai kepala, senior yang punya rumah bilang, "Kalian kayak lagi pacaran saja,"    "Ini, Ka...

Jalan Sama Teman-teman

Image
Baru-baru ini saya dari K-Toz. Bukan 'ketos' (ketek jongos), tapi K-Toz (Kendari Town Square). Kalau ada yang nanya, huruf 'z' nya nyambung ke mana? :D hehe... saya juga tidak tahu. Yang jelas tulisannya kayak gitu. Bersama keenam temanku, saya jalan ke tempat yang baru saja diresmikan beberapa bulan yang lalu. Yap, kapan lagi saya bisa ke K-Toz sama-sama mereka :D hehe. Saat jalan sama teman, apalagi membawa teman perempuan ingatlah beberapa hal kecil berikut. Beberapa hal yang saya pelajari saat jalan sama teman. 1. Jangan Pakai Kit Pengkilap pada Jok Motor Saat akan bepergian, jangan sekali-kali menggunakan kit pengkilap pada jok motor. Itu akan membuat orang-orang menjauhimu. Tahu alasannya kenapa? Ya karena tempat duduknya licin dan tidak ada yang mau duduk tersiksa kayak suster yang sukanya ngesot di motor. 2. Jangan memakai celana, jaket atau sweater yang warnanya hitam dan lusuh. *Datang telat* Kura-kura   : Halo, so...